7. Arman Tahu?

Pagi ini hujan gerimis membasahi kota kelahiranku membuatku agak terlambat untuk datang ke sekolah.   “Ini payungnya udah bawa.” Ibu menyodorkan payung bewarna ungu. “Tapi Bu ribet bawanya. Udahlah pakai jaket aja ini. Lagi pula gerimis kok Bu.” “Nanti kebasahan lama-lama, ntar di sekolah kamu malah masuk angin. Udah bawa nurut!” “Iya Bu.” Jawabku pasrah sambil membuka payung dan berpamitan […]

Continue Reading

6. Ini Siapa?

Intan ngambek dong pas aku bilang kalau aku ngasih tau Kak Rei kalau dia suka gegara senyumnya itu. Dan keesokannya bener si Intan balas dendam! Dia ngasih tau Kak Rei kalau yang suka sebenarnya itu adalah aku bukan dia. Mampus! Batinku. Nanti kalau ketemu gimana? Sepulang sekolah, aku langsung ganti baju kemudian mengecek handphone-ku yang ternyata sudah ada pesan masuk. […]

Continue Reading

2020: Belajar Menerima

Tahun 2020 pasti akan menjadi tahun yang tak akan pernah terlupakan oleh setiap insan di muka bumi ini. Setiap insan harus merasakan kehilangan, kegagalan, dan juga pelajaran baru yang sebelumnya tak pernah terbayangkan. Semua ini terjadi pada setiap insan tak terkecuali. Entah itu kehilangan anggota keluarga karena virus COVID-19, kehilangan pekerjaan, kehilangan kesempatan, gagal dalam mewujudkan rencana, dan juga mau […]

Continue Reading

5. Dia Punya Pacar?

Sebenarnya antara ragu dan juga penasaran sama ucapannya Sri, teman satu kelasku yang bisa dibilang deket sama anak-anak kelas XII IPA 3, tadi siang pas habis bubaran sholat dzuhur. Sri bilang kalau Kak Rei udah punya cewek. Habis itu Sri juga wanti-wanti aku buat jaga jarak sama Kak Rei. “Ah masa iya sih? Status di Facebooknya lajang kok.” Aku mondar-mandir […]

Continue Reading

A Novel: Exactly It’s You by De Ihat

created by using canva.com Blurb: Exactly It’s You menceritakan kisah Ocha sang aktifis OSIS yang mulai jatuh cinta pada Rei, sang Ketua OSIS setelah dirinya yakin bahwa cintanya pada Arman, teman satu kelasnya yang juga masih satu divisi dengannya di OSIS bertepuk sebelah tangan. Sayangnya ditengah perjalanan Rei rupanya sudah memiliki pacar dan Arman malah jadian dengan sahabatnya sendiri. Bagaimanakah […]

Continue Reading

4. His Smile

Hari Senin. Seluruh siswa-siswi SMA Harapan berbaris rapih di lapangan mengikuti upacara bendera. Upacara kali ini lebih lama lantaran setelah selesai upacara ada pengumuman dan juga pembagian hadiah acara PORSENITAS. Kak Adit selaku sekretaris OSIS maju ke depan menyebutkan para pemenang. Dan aku tidak menyangka! Aku juara 1 lomba pidato mengalahkan Kak Monita, yang selama dua tahun berturut-turut menjadi juara […]

Continue Reading

3. Pesan Ciuman

Hari Minggu hari yang selalu aku habiskan untuk berdiam diri di rumah. Setelah selesai menyetrika seragam untuk besok pagi dan menggantungkannya di dalam lemari, hp ku yang berada di dalam saku celana training panjang yang sedang aku pakai berbunyi, satu pesan telah diterima. created by using canva.com Intan: Hai! CIUMAN YUK! Hah?! Ciuman? Ngapain si Intan ngirim beginian? Omelku dalam […]

Continue Reading

2. Air Minum Botol

Ada waktu kosong nih buat nyetorin buku tabungan anak-anak ke ruang Tata Usaha, berhubung sekarang jam ke 2 lagi kosong dan gurunya berhalangan hadir karena sakit ditambah gak ada tugas. Yes! “Ini udah ya gak ada lagi yang nabung…” teriakku di depan kelas. Well, karena aku seorang Bendahara kelas jadi selain menagih uang kas setiap minggu, setiap harinya aku harus […]

Continue Reading

Ibu: Jangan Pernah Remehkan Perjuangannya!

Enam bulan tinggal di Pesantren sempat membuat saya kehilangan beberapa informasi apalagi informasi dari TV. Maklum di Pesantren kan tidak ada TV. Ya meskipun ada HP tapi tetap saja bagi saya kehadiran TV tidak bisa tergantikan. Beda saja sensasinya gitu, sekalipun menonton acara TV di HP tetap saja rasanya tak sama. Saat hari libur tiba saya langsung mencoba untuk menonton […]

Continue Reading

1. Berawal dari Didiskualifikasi

Juli, 2010 Semua ini gara-gara temen-temen satu kelas aku yang egois! Semuanya pada ngurusin acara fashion show. Padahal yang ikutan lomba bola tembak udah ditentuin dari awal siapa-siapanya. Ujung-ujungnya apa? Kelas aku didiskualifikasi dari lomba bola tembak lalu aku dipanggil sama ketua pelaksana dan diomeli di pinggir lapang! Sial! Gimana? Mau ditaruh di mana mukaku?! Aku segera menaiki anak tangga […]

Continue Reading