Catatan Harian

My Unek-unek

Udah lama enggak nulis. Antara mogok, bingung, enggak pd sama tulisan sendiri, jenuh sama tulisan sendiri. Jadi harus gimana?
Ngerasa tulisan sendiri kayak sampah. Ya ampun. Tapi kalau dibiarkan bersarang dibuku juga buat apa coba? Ya seenggaknya meski aku enggak pandai berkata-kata, aku pengen aja ngeshare pengalaman yang pernah aku alami. Setidaknya dengan berbagi pengalaman aku, kenangannya bisa segara aku dekap hahaa (apaan sih gajee ๏_๏). Iya kan selama ini aku suka ngeluh pengen buang kenangannya jauh-jauh, saking menyakitkannya? owaalaah¯\_(ツ)_/¯

Well guys, aku pengen banget minta komennya dong dari kalian. Apa yang udah aku post sebelum-sebelumnya gimana? Ada manfaatnya enggak? Pengen lanjut ceritanya tapi aku keburu takut kalian bosen. Ya.. ceritanya masih jauh dari konflik wkwk. Bukunya juga masih tebel buat aku tik ulang diblog. Hmm..

Udah ah ngomel-ngomelnya. Btw, sambil nulis ini aku lagi ikutan tabligh akbar di acara Gebyar Ramadhan (GEMA) PPI 67 Benda, pengisi ceramahnya Ustadz Amin Mukhtar. Isi ceramahnya soal keadaan umat Islam dari zaman Nabi Muhammad SAW sampai akhir zaman. Ya.. Sambil dengerin sambil kutak-ketik ngeluarin unek-uneek(⊙.⊙).

Tasikmalaya, 18 Mei 2018
at. 04.55pm
menunggu maghrib

Avatar

De Ihat

Hi! I'm Ihat. Here, I just want to share about my life, my thought, and also my feeling. Enjoy with me :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *