Catatan Harian

Husnudzan

Pagi ini aku mendapatkan sebuah pesan dari orang tua, minta untuk bisa menghubungi anaknya via telfon. Aku meng-iyakan di jam satu siang.

Anak yang di maksud pun datang lalu tak lama ibunya menelfon. Dikarenakan handphoneku di pakai yang lain aku meminjam handphone temanku. Disela-sela pembicarannya dia meminta izin kepadaku untuk memanggil adiknya di lantai tiga dengan membawa handphone temanku tersebut. Aku menganggukkan kepala.

Karena gerah aku pergi kebelakang, membuka jilbab. Cukup lama aku berada di belakang lalu aku ingat, aku belum mendapati dia mengembalikan handphone temanku itu. Was-was takut dia membiarkan handphonenya di ruangan adiknya atau dia sengaja membawa keruangannya lupa menyimpan lalu hilang. Aku segera kembali ke depan dengan hati cemas takut apa yang aku fikirkan benar-benar terjadi. Begitu sampai aku langsung duduk duduk di kursi meja komputer dan mendapati sebuah ponsel hitam sudah mendarat di sana. Aku mengabaikan kertas di sampingnya. Aku fikir itu hanya kertas surat izin yang tak terpakai. Lantas saat pandanganku kembali terarah pada kertas itu lagi aku hanya bisa tersenyum sambil menahan malu.

Allah forgive me.

Di siang hari yang panas,

Ihat Azmi

Avatar

De Ihat

Hi! I'm Ihat. Here, I just want to share about my life, my thought, and also my feeling. Enjoy with me :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *