Catatan Harian

Mengapa deihat.com?

Banyak dari teman-teman saya yang bertanya mengapa memilih nama De Ihat dari pada Ihat Azmi. Nama pena yang sudah hampir sembilan tahun ini saya gunakan. Selain yang bertanya ada juga yang sempat-sempatnya malah mengomentari bahwa nama De Ihat itu terlalu kekanak-kanakan, tidak lihat umur lah, merasa pengen jadi anak kecil terus. Saya sih cuma bisa senyum saja menanggapinya walau sebenarnya dalam hati saya juga kesal mendengarnya. Namun sebelum saya memutuskan untuk menggunakan nama De Ihat, beberapa konsekuensi sudah saya fikirkan dan saya siap menanggungnya.

Orang Tua Terlihat Tidak Menerima

Awal mulanya dari sini. Saat orang tua saya mengetahui nama pena saya Ihat Azmi mereka mulai mempertanyakan sampai sempat curiga kepada saya bahwa Azmi adalah nama pacar saya. Selain itu, terlihat kekecewaan dari raut wajah keduanya seolah saya tidak menerima pemberian nama dari mereka. Jujur saja bukannya tidak menerima, namun dalam urusan berkarya saat saya menggunakan nama asli itu sangat membebankan saya. Karena saya tidak mau identitas saya diketahui umum. Adapun Ihat sendiri memang nama panggilan saya dari lahir.

Nama Pena Ihat Azmi

Nama Ihat Azmi pertama kali saya buat ketika saya duduk di bangku kelas delapan Tsanawiyyah (setingkat SMP). Awalnya Ihat Al-Azmi hanya saja seiring berjalannya waktu nama Al nya saya hapus. Nama Azmi sendiri terinspirasi dari salah satu tokoh yang bernama Fahiya Al-Azmi dalam novel Izinkan Aku Bersujud karya Tyas Effendi. Azmi berarti sosok yang tangguh, pantang menyerah dan tak mudah menangis. Dengan harapan nama Azmi saya gunakan sebagai pengingat bagi diri saya bahwa dalam hal apapun saat saya menghadapi kesulitan saya tidak boleh menyerah. Hingga akhirnya nama Ihat Azmi saya gunakan sebagai nama akun media sosial saya. 

Pada tahun 2013 tepat ketika saya duduk di bangku kelas dua Aliyah (setingkat SMA) saya membuat blog di blogpsot dengan nama ihatazmi.bogspot.com, sayangnya kini blog ini sudah tidak aktif lagi. Kemudian di tahun 2018 saya migrasi ke wordpress dengan menggunakan nama yang sama ihatazmi.wordpress.com hingga bulan Juni terakhir kemarin.

Mengapa deihat.com?

Saat libur lock down kemarin selama tiga bulan lamanya saya memutuskan untuk pulang saja dan tinggal di rumah. Nah selama pulang ke rumah inilah saya sudah lama tidak bertemu teman kecil saya, kemudian juga tetangga-tetangga saya dan setiap kali bertemu mereka, as usually they call me De Ihat. Saya bertanya kepada Mamah saya mengapa udah setua ini tetangga-tetangga di rumah tetap memanggil saya De Ihat? Mamah bilang mereka memanggil saya De lantaran saya lahir paling terakhir di antara anak-anak mereka jadi mereka memanggil saya dengan sebutan De Ihat.

Saat libur lock down kemarin dengan segenap hati akhirnya saya memutuskan untuk membeli domain untuk blog saya karena ingin terlihat profesioanal saja. Awalnya saya berfikir untuk menggunakan nama Ihat Azmi namun saya ingat bagaimana raut wajah orang tua saya dulu. Hingga akhirnya saya memutskan untuk menggunakan nama De Ihat saja. 

De atau Ade merupakan panggilan untuk orang yang lebih muda usianya dari kita yang saya fahami itu. Nah dari pemahaman itu saya menafsirkan sendiri selain karena memang di lingkungan rumah saya adalah anak yang terakhir lahir dari teman-teman seusia saya, panggilan De juga bisa jadi pengingat untuk diri saya sendiri bahwa saya ini kecil, tidak ada apa-apanya dan saya tidak berhak sombong atas hal apapun. Dengan harapan jika suatu saat blog saya ini ramai dikunjungi saya harus senantiasa rendah hati dan saya tetap merasa kecil bahwa banyak orang di luar sana yang ilmunya jauh lebih tinggi dari saya.

Ok baiklah segitu mungkin ya curhatan saya di pagi hari ini. Selamat pagi dan selamat beraktifitas. Jangan lupa sarapan dulu. May Allah always protect us. Aamiin.

Have a nice day!

With love,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *