Catatan Harian

Bilangnya sih “Sibuk”

Posted on

Pernahkah gak sih kamu minta tolong sama orang lain dan orang lain itu malah jawab,ย “I’m sorry. I’m busy now.” “Sorry, I don’t have time for that.” Dan bentuk segala penolakan dengan dalih sibuk?

Tapi bedanya hal ini enggak berlaku bagi orang yang emangย care sama kita atau orang yang lagi mabuk asmara sama kita. Apapun pasti akan dilakukan dan tidak akan mengenal kata “Sibuk.” Nah lho hayo. Udah tahu perbedaannya gimana?

In my opinion, actually we don’t have sentences for saying busy. Kenapa? Karena bukannya kita sibuk sih, kitanya aja yang gak menyempatkan. Contohnya kamu ingin jadi penulis, tapi kamu sibuk kerja misal. Coba fikir lagi dari waktu 24 jam memangnya kamu kerja siang-malam gak ada hentinya? Gak ada istirahatnya? Palingan kan kalau kerja kantoran masuk jam 8 pulang jam 5 sore dan di waktu pagi sebelum berangkat kerja kamu bisa menyempatkan untuk menulis atau sepulang kerja menjelang tidur misal. Toh kalau dikerjakan rutin tulisanmu kelar juga. Bener gak sih? Tapi hal ini memang tidak semudah saat kita mempraktekannya. Jangan jauh-jauh ke orang lain, aku pun terkadang begitu. Sibuk nulis skripsi lah, ngurusin anak-anak di pondok, lha memangnya waktu 24 jam dalam sehari dipakai buat kegiatan itu doang? Enggak kan? Kadang kalau lagi sadar terus coba menyempatkan buat nulis, waktu satu jam itu berharga sekali. Selain bisa mengahasilkan tulisan lalu diupload di blog pribadi, emosi dan juga fikrian ruwet yang berseliweran di dalam otak bisa hilang seketika. Efeknya aku bisa rileks sejenak dan fikiranku lebih jernih setelah aku selesai menulis. Even, pas memulai ngetik suka bingun mau nulis apa ya, ya udah lanjut aja dulu nanti juga ketemu benang merahnya.

Jadi untuk sesuatu hal yang sedang kamu cita-citakan jangan sampai kata “Aku sibuk” mengalahkan segalanya. Mulailah menyempatkan diri disela-sela kegiatan harianmu dan konsisten dalam melakukannya. Biar pelan asal sampai bukan?

Regards,

8 thoughts on “Bilangnya sih “Sibuk”

  1. Zakia

    December 9, 2020 at 8:11 am

    Setuju mba, aku juga kadang kalau orangnya gak deket-deket amat dan banyak kerjaan aku milih bilang nggak bisa. Tapi kalau deket, sesibuk apa pasti diluangin waktunya.

    1. De Ihat

      December 9, 2020 at 9:46 pm

      Hihii iya Mbak aku juga terkadang begitu ๐Ÿ˜€

  2. meirna

    December 9, 2020 at 10:02 pm

    intinya semua tergantung prioritas. ya gue sibuk. tapi karena lo bukan prioritas gue, ya gue abaikan. haha. kurang lebih begitu

    1. De Ihat

      December 9, 2020 at 10:08 pm

      Jleb Mbak hahaaa makasih udah mampir Mbak ๐Ÿ˜€

  3. Just Awl

    December 11, 2020 at 10:03 pm

    Kata-katanya simple, singkat, padat, tapi makjleb di hati. Belakangan ini sering banget berdalih sibuk bahkan ke diri sendiri. Nggak ngeblog, alasannya sibuk skripsian, padahal nggak banyak juga progressnya. Padahal yah, setuju, secara nggak sadar sibuk itu sekadar dalih atau alasan atas kita yg kurang menyempatkan diri, atau memang nggak mau menyempatkan diri. Walaupun pada akhirnya kembali ke prioritas masing-masing, tapi harus diakui, ada banyak momen dimana “sibuk” hanya sekadar pengalihan isu atas kemalasan diri๐Ÿคง

    1. De Ihat

      December 12, 2020 at 4:52 pm

      Terima kasih Mbak ๐Ÿ™‚ semoga kita gak sampenya bilang ke diri kita sibuk hingga melewatkan mimpi yang harus kira raih

  4. dea merina k

    December 17, 2020 at 5:35 pm

    yah, kemarin nggak sempet ikutan yang ini nih. sayang banget
    semoga next bisa ikutaaannnn
    maklum member baru jadi masih lupa lupaa hehe

    1. De Ihat

      December 19, 2020 at 10:33 am

      Iya kak nanti suka ada tema baru lagi yang penting rajin setor aja kak ๐Ÿ˜€ Salam kenal kak ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *