As usually, before I go to sleep I always pray first. Enggak doain soal kamu apalagi sampai mikirin kamu. Enggak. Tapi anehnya kamu malah hadir kembali dalam mimpiku. Lagi-lagi. Saat aku sedang kesulitan dan kamu selalu datang membantuku bak super hero.

Hari itu siang hari. Aku terdampar di sebuah tempat yang aku sendiri merasa asing entah berada di mana. Sambil memegangi laptop aku menahan panasnya terik matahari. Kemudian seorang bapak-bapak datang lengkap dengan setelan jas berwarna hitam rapi, menghampiriku dan dia malah teriak marah-marah minta aku buat beresin laporan. Aku langsung mengangguk dan bergegas mengerjakannya. Sayangnya laptop aku rusak. Layarnya malah menampilkan huruf-huruf proggrammer yang sungguh tak kumengerti. Selain itu layarnya juga hampir putus dengan keyboardnya. Argh! Aku udah panik dan udah nangis saat itu juga. Tak ada orang satupun di sana yang membuat aku bingung harus minta tolong kepada siapa. Sekonyong-konyong tanpa disangka kamu datang dong. Dengan senyuman, gaya yang santai kamu menyapa aku terlebih dahulu. Bukannya menjawab sapaanmu, aku malah langsung menyodorkan laptop aku yang rusak untuk kamu benarkan. Tanpa babibu lagi kamu langsung membenarkan laptopku dengan cekatan. Tanpa butuh waktu yang lama kamu segera mengembalikan laptopku dan belum juga aku mengucapkan terima kasih kamu malah sudah pergi menghilang dengan sisa senyuman yang kamu berikan sebelum pergi. Argh!

Sayangnya aku langsung terperanjat, tersadar dari bunga tidur. Kamu? Kenapa kamu lagi sih? Aku kan udah sadar diri, kamu itu emang adanya cuma buat bantuin aku doang gak lebih. Iya kan? Tapi kenapa harus kebawa mimpi juga sih? Apa gak cukup di dunia nyata aja?

Regards,

Image by Mihai Paraschiv from Pixabay