Sebenarnya saya beli buku ini pada tahun 2019 dan baru selesai dibaca kemarin, hehee. Pas lagi beres-beres buku dan menemukan novel ini ternyata belum saya baca. Jujur saja diawal cerita saya susah masuk ke ceritanya mungkin karena tokohnya seorang fashion designer. This is a something new for me baca novel yang tokohnya itu bergelut dibidang fashion. Karena selama ini saya hanya baca buku yang tokoh-tokohnya biasanya anak sekolah, kuliahan, pendidikan, dunia tulis-menulis. Tapi setelah baca sampai bab 4 saya mulai faham dan bisa mengikuti alur ceritanya.

Di novel ini saya greget sama tokoh Darrel, bagaimana perhatiannya dia dan cara menyembunyikan perasaannya kepada Eleanor sangat menggemaskan. Selain itu saya juga bisa belajar dari Eleanor ketika dia jatuh cinta kepada Kyle, pemuda yang ditemuinya gegara sambungan telefon saat mencari Papanya. Selain soal percintaan, novel ini juga membahas tentang bekerja di luar negeri, bagaimana kita harus bersikap ketika di luar negeri (bertemu orang baru yang belum dikenal), dan juga tempat-tempat wisata yang ada di Inggris. Novel ini termasuk bacaan yang ringan menurut saya, jadi sangat cocok buat teman-teman yang sedang mencari bacaan yang sifatnya menghibur.

Alasan saya beli buku ini karena saya suka dari covernya ada gambar Big Bennya, ikonik dari London.

Identitas Buku

Judul: Eleanor

Penulis: Arumi E

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Genre: Novel Dewasa

Jumlah halaman: 264 hlm

Cetakan Pertama Januari 2015

ISBN 978-602-03-1325-2

Blurb

Impian Eleanor Saptajingga untuk mengunjungi London akhirnya terwujud saat diterima magang di Deluxe Boutique sebagai fashion designer. Baginya, London tak sekedar kota untuk merintis masa depan. Kota itu menyimpan kenangan nasa lalu tentang jati dirinya, tentang ayahnya, pria Inggris yang meninggalkannya puluhan tahun lalu.

Penelurusan mencari jejak sang ayah mempertemukan Eleanor dengan Kyle Anderson. Pria itu mengajak Eleanor menelusuri sudut-sudut kota London hingga Liverpool, mengenalkan seni patung kontemporer yang memukau. Namun, ketika aroma cinta masih terasa manis, Eleanor mendapati kenyataan yang menyakitkan. Kyle ternyata menjalin hubungan dengan gadis lain demi membangun kembali kariernya sebagai pianis.

Saat-saat terpuruk ke jurang terdalam, Eleanor sadar ternyata Darrel Candranaya-lah yang selalu hadir di sisinya. Pria itu begitu mulus menawarkan perhatian dan mendukungnya. Tapi mampukah Darrel memperjuangkan cinta mereka? Karena ibu Darrel akan mati-matian menentang hubungan mereka.

Kata-kata Menarik

Seni tidak punya batasan, Elen. Jika seni dibatasi, ia akan kehilangan nilai. – Kyle, hlm 102

Namun siapa yang bisa menahan rasa cinta yang terlanjur menelusup ke dalam hati? Hlm 147

Tentang Penulis

Arumi E. Lahir di Jakarta tanggal 6 Mei. Lulusan Arsitektur yang saat ini lebih senang menekuni dunia menulis. Beberapa cerpen remaja dan cerpen anak karyanya telah dimuat di berbagai majalah nasional.

Novelnya yang telah terbit: Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu, Tahajud Cinta di Kota New York, Amsterdam Ik Hou Van Je, Jojoba, Longest Love Letter dan Hatiku Memilihmu.

Senang menonton film drama romantis dan serial detektif, serta tak pernah bosan mendengarkan music The Beatles. Berharap suatu saat bisa berkunjung ke negara-negara yang menjadi setting novel-novelnya.

Twitter: @rumieko

Facebook: www.facebook.com/arumi.ekowati

Blog: www.arumi-strories.blogspot.com

Sumber: