4-Diary of Jamillah

3-Diary of Jamillah Sehabis sholat ashar berjamaah di masjid aku segera pergi menuju ruang sekretariat. Duduk di depan komputer lalu menyalakannya. “Teh kok Ustadz Azzam gak pernah telfon lagi ke sini sih,” keluh Nazwa yang sedari tadi duduk di samping telfon sekre. “Enggak tahu tuh. Coba tanyain aja langsung ke yang bersangkutan.” Jawabku sambil membuka …

3-Diary of Jamillah

2-Diary of Jamillah Oh jadi ini nomornya Ustdzah Jamilah kan ya? Saya save nomornya 🙂 Ada bunga-bunga bermekaran di hatiku. Astagfirullah udah stop Jamilah. Hus. Jangan baper dulu. Aku buru-buru menyadarkan diri sendiri dari khayalan-khayalan syetan. Ternyata orangnya ramah. Batinku. “Teh udah dikabari kan ke Ustadz Azzamnya?” Farida tiba-tiba datang menghampiriku. “Iya udah.” “Makasih Teh,” …

2-Diary of Jamillah

Previous chapter Prolog 1-Diary of Jamillah Pesona Azzam benar-benar mengalihkan dunia santriwati! Ehh.. Lebai banget ya. Tapi emang begitu kenyataannya. Sampai-sampai santriwati asuhku bilang gini sehabis beres menelfon orang tuanya, “Ukhti mau deh minta sama Allah buat Ustadz Azzam jadi imam aku nanti.” Aku buru-buru memolotinya. “Masih abg ngomongin imam-imam. Belajar yang bener!” “Ahh.. Ukhti …

1 – Diary of Jamillah

Previous chapter Prolog “Ukhti… Ukhti..” Itulah panggilanku di sini, Ukhti yang artinya saudara perempuanku. Ukhti Jamillah. “What happened?” Aku yang tengah berjalan di tengah lapang sehabis piket kegiatan belajar mengajar atau yang biasa disingkat KBM  langsung menoleh ke belakang. Aku menjawabnya menggunakan bahasa Inggris. Di Pesantrenku memang harus dibiasakan untuk berbicara bahasa arab ataupun bahasa …

Prolog – Diary of Jamillah

“Makannya punya pacar biar enggak sendiri terus.” “Sendiri aja nih enggak bosen emang?” “Yang lain udah otw nikah kamu kapan?” Rasanya aku muak dengan ocehan teman-temanku yang sering membullyku dengan ucapan kurang lebih seperti itu. Padahal mereka orang yang tahu soal agama. Qul khoiran au liyasmut yang artinya berkata yang baik atau diam, dalam artian …

Diary of Jamillah

Nama lengkapnya Zahra Jamillah yang dalam bahasa arab berarti bunga yang cantik. Hanya saja namanya tak secantik wajahnya. Seorang pengasuh santriwati di sebuah pondok pesantren yang memiliki tubuh gendut, pipi tembam, ditambah jomlo dan susah move on membuatnya kerap kali dibully oleh teman-teman satu ruangannya. Sampai suatu hari Zahra nama panggilannya harus berurusan dengan seorang guru …