Aku (Kembali) Patah Hati

Entah ini yang keberapa kalinya aku kembali jatuh ke jurang yang samaSetelah mencoba berhati-hati nyatanya hati tak bisa memungkiriSakit sih, tapi ya harus bagaimana lagi?Pengalaman ini membuat aku semakin yakin dan tak lagi percaya pada ajakan-ajakan yang tak menentuMeski tak pernah diberi harapan namun jika dari awal sudah diberi batasan? Ya TuhanEntah harus berapa kali …

Tetap Sama

http://www.pixabay.com Aku benar-benar tak menyangka jika dalam pesta pernikahan: bagimu temanmu dan bagiku rekan kerjaku aku mampu menemukan sosokmu langsung tanpa ku pinta atau ku bayangkan sebelumnya. Aku pernah berharap lupa, namun nyatanya tak pernah bisa lupa. Mataku langsung mendapati sosokmu yang tengah berjalan bersama teman-temanmu ditengah ramainya para tamu undangan. Dan sialnya lagi hatiku …

Bagiku

Bagiku ini bukan konspirasi alam semesta sebagaimana yang diabadikan oleh Fiersa Besari. Bagiku sore kemarin hanyalah sebuah konspirasi teman-teman semua. Hanya demi membuatku bahagia. Dan kamu melakukannya karena tuntutan pekerjaan. Demi menyenangkan tamu, bukan begitu? Kamu tahu? Aku tak pernah memaksa. Dan aku tak bisa seagresif temanku yang lain. Mencoba menjadi orang lain berat ternyata …

Tasikmalaya, March 27, 2019 Dear diary, Entah hari keberapa dari kebenaran itu terungkap. Aku masih saja sulit untuk menerimanya. Aku harus bagaimana? Rasanya menyakitkan sekali. aku seperti kehilangan segalanya. Tapi disisi lain aku harus bisa mengendalikan isi hatiku, emosiku, juga kecewaku. Aku ingin menangis, tapi entah mengapa rasanya sulit begitu. Sadar, diantara kita masih bermain …

Kecewa

Ada sesak didada saat aku mengetahui kebenaran ini Kebenaran yang tak bisa ku sangkal Kebenaran yang tak bisa ku tutupi lagi Hatimu yang nyatanya jatuh kedalam pelukannya Hatimu yang nyatanya tak pernah dipersembahkan untukku Tuhanku Bolehkah aku kecewa atas jalan ini? Pantaskah aku jika menyalahkan skenario-Mu? Apakah aku selama ini salah? Terlalu berharap padanya? Bukan …

Jadi hari ini aku benar-benar menemukan dirimu begitu terpuruk. Tak apa kan aku menyebutnya begitu? Kamu yang biasanya selalu nampak dewasa dari aku, hari ini kamu jauh berubah bak anak kecil yang tak bisa membeli sebuah balon. Kamu yang biasanya bisa meredam amarahmu, tiba-tiba kamu upload kemarahanmu di media sosial menyisakan tanda tanya bagi orang-orang …

Hai! Rasanya malam ini aku hanya ingin memeluk segala keresahanku, memeluk rasa sepiku, memeluk kesedihanku, memeluk rasa kecewaku. Menulis adalah bagian dari proses pendewasaan diri. Menulis adalah salah satu cara terapi untuk diriku sendiri. Jika bercerita masih saja buatmu resah, maka bagiku menulis bisa menghilangkan segala beban yang menyiksa. Aku nyaman berada disini. Terhindar dari …

Hanya Seorang Tamu, Tak Lebih

Apa yang salah dari hati? Mengapa aku harus mengalami ini berulang-ulang? Mengapa? Saat aku berusah payah berlepas diri dari belenggu masa lalu perlahan Tuhan mengirimmu memasuki duniaku Mewujudkan beberapa mimpiku yang sedari dulu kudamba bersamanya tapi hanya ilusi yang berhasil kuciptakan Tetapi bersamamu bukan lagi sebatas ilusi, melainkan nyata yang buatku bertanya-tanya dalam tanya Apa …

Stick Music

https://pixabay.com/en/drum-sticks-music-drum-instrument-933186/ “Matikan rasa, nyalakan akal.” Katamu buatku berhenti sejenak untuk merenungkan. Sore. Matahari mulai menyorot dari arah barat. Aku mengusap keringat dengan punggung tanganku yang kini mulai bercucuran dipelipis lalu duduk dipinggiran gedung. Semua santri sudah meninggalkan gedung serbaguna menuju asrama mereka masing-masing menyisakan aku dan beberapa pengurus asrama lainnya yang masih sibuk membereskan gedung …